Minggu, 14 November 2010

SEJARAH KEKAISARAN ROMA

Pendahuluan

Bangsa Romawi berasal dari masyarakat Agrikultur-militer. Bangsa/kaum petani yang suka berperang dan berekspansi ke sekitar Laut Tengah, Eropa Utara dan Barat serta sebagian Asia dan Afrika. Kebudayaan Romawi berawal dan seni Eropa Barat yang diambil secara komprehensif.

l Kekaisaran Romawi mempunyai wilayah kekuasaan yang menyebar dan berkembang (ekspansif) di sekitar daratan Spanyol, Armenia, Inggris hingga Mesir

l Kerajaan Romawi merupakan suatu ne.gara yang digolongkan sebagai “statesmanship” yaitu bangsa yang memiliki kemampuan sebagai negarawan

l Bangsa Romawi bisa dianggap sebagai penyebar dan pelestari peninggalan kebudayaan klasik

l Dengan kekuasaan yang bertumpu pada kekaisaran (IMPERIUM ROMANIUM)

Kekaisaran Romawi

Kekaisaran Romawi (Latin: IMPERIVM ROMANVM atau Imperium Romanum) adalah sebuah entitas politik sangat besar yang pernah ada. Walaupun kota Roma telah berdiri sejak tahun 753 SM, perlu waktu 500 tahun bagi pemerintah Romawi untuk meneguhkan kekuasaannya hingga melewati semenanjung Italia.

Gambar 1.1 Kekaisaran Romawi pada puncak kejayaannya (117 Masehi)

Dalam proses memperluas kekuasaannya, Romawi berbenturan dengan Kartago (pemerintahan yang didirikan tahun 814 SM oleh bangsa Fenisia). Akibatnya, keduanya berperang dalam sebuah peperangan yang disebut Perang Punic (264-241 SM). Perang ini berakhir dengan direbutnya kota Kartago oleh Romawi pada tahun 146 SM, yang menandai permulaan dari dominasi pemerintahan Romawi di Eropa, yang terus berkuasa dengan kekuasaan tertinggi selama enam abad berikutnya.

Gambar 1.2 Romawi Kuno berpusat di Forum Romawi ini.

Romawi Kuno adalah sebuah peradaban yang tumbuh dari negara-kota Roma didirikan di Semenanjung Italia di sekitar abad ke-9 SM. Selama keberadaanya selama 12 abad, kebudayaan Romawi berubah dari sebuah monarki ke sebuah republik oligarki sampai ke kekaisaran yang luas. Dia datang untuk mendominasi Eropa Barat dan wilayah sekitar di sekitar Laut Tengah melalui penaklukan dan asimilasi. Namun beberapa faktor menyebabkan kemerosotannya. Sebelah barat kekaisaran, termasuk Hispania, Gaul, dan Italia, akhirnya pecah menjadi kerajaan merdeka pada abad ke-5; kekaisaran timur, diatur dari Konstantinopel, disebut sebagai Kekaisaran Romawi Timur setelah tahun 476, tanggal tradisional “kejatuhan Romawi” dan kelanjutannya Zaman Pertengahan.Peradaban Romawi seringkali dikelompokan sebagai “klasik antik” bersama dengan Yunani kuno, sebuah peradaban yang menginspirasikan banyak budaya Romawi Kuno. Romawi Kuno menyumbangkan banyak kepada pengembangan hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar dalam dunia sekarang ini.

Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Gambar 1.3 Puing kota Pompeii

Gambar 1.4 Peta Romawi Kuno

Peradaban Romawi Kuno

A. Kehidupan Masyarakat Romawi

Perkembangan Romawi dipengaruhi oleh keadaan geografisnya,contoh:

1. Lokasinya strategis di kawasan Laut Tengah yang cocok untuk perdagangan
2. Aman dari serbuan bangsa asing karena terlindung oleh alam. Di utara adalah Pegunungan Alpen, di timur adalah Laut Adriatik dan Laut Ionia. Di selatan adalahLaut Sicilia dan di barat adalah Laut Tirenia serta Laut Liguri.
3. Iklim yang nyaman dan tanah yang subur untuk kegiatan pertanian.
4. Roma dibangun di atas tujuh bukit di tepi sungai Tiber, sehingga keadaannya aman dan terlindung.

Orang-orang Italia awal terdiri dari banyak suku yang masing-masing mempunyai bahasa dan kebudayaan sendiri. Pemukim yang paling awal adalah Suku Liguria kemudian berdatangan Suku Umbria, Latin dan Samnite yang kemungkinan berasal dari EropaTengah. Setelah itu datanglah Suku Etruska dari Asia Kecil lalu orang-orang Kartago dan Yunani yang mendirikan koloninya di Italia Selatan.Siapakah cikal bakal bangsa Romawi yang mendirikan pemerintahan di Roma? Sumbersejarah yang dapat digunakan adalah legenda karya Vergellius yang berjudul “Aeneis”. Kitab tersebut mengisahkan seorang pelarian dari Troya yang dikalahkan oleh Yunani dalam perang Troya bernama Aeneas ke negeri Latin di Italia. Kemudian puteranya yangbernama Ascanius pindah ke pedalaman dan mendirikan kota Alba Longa. Beberapa lama kemudian keturunan Aeneas yang bernama Rhea Silva yang diusir oleh pamannya yang bernama Amulius telah melahirkan bayi kembar bernama Remus dan Romulus.Oleh Amulius kedua bayi tersebut diperintahkan untuk dibuang di sungai Tiber. Keduabayi tersebut dirawat oleh serigala sampai ditemukan oleh seorang penggembala dan diasuhnya. Setelah dewasa mereka mendirikan kota Roma. Namun Romulus membunuh Remus dalam pertengkaran mereka sehingga Romulus menjadi penguasa tunggal dikota tersebut yang dinamai Roma. Untuk mengabadikan kisah tersebut dibuatlah patung perunggu berbentuk seekor serigala sedang menyusui bayi kembar yang dapat Anda lihat gambarnya dibawah ini.

Gambar 1.5 Italia pada abad 6 SM.

Dari legenda tersebut dapat memperjelas uraian mengenai kedatangan bangsa asing misalnya bangsa Etruska dari padang rumput sekitar Laut Kaspia yang kemudian melakukan percampuran darah dengan penduduk yang lebih dahulu mendiami Italia.

Gambar 1.6 Bayi Kembar sedang menyusu Serigala

Seperti sudah diuraikan di atas, masyarakat Romawi hidup dari sektor pertanian serta perdagangan dan pelayaran. Hubungan dagang dijalani dengan bangsa-bangsa di sekitar Laut Tengah bahkan pada masa Kaisar Octavianus Agustus hubungan dagang meluas sampai ke negeri Cina melalui jalur perdagangan yang disebut “Silk Road” (jalan sutera).

Mereka mengekspor keramik, barang-barang dari besi dan perunggu, dan kayu serta minuman sejenis anggur. Sedangkan barang impor antara lain sutera dari Cina, rempahrempah dari Indonesia, katun dan mutiara dari India. Dari Mesir diimpor gading, kertas dan binatang buas. Dari Asia Barat didatangkan permadani, batu permata, garam dan

ikan.

Bangsa Romawi juga memiliki kemampuan yang tinggi dalam pengolahan logam, penggunaan batu untuk bangunan, tehnik lengkung (Arch) serta tehnik pengeringan rawa yang diproses dari Suku Etruska.

Bangsa Romawi mewarisi kebajikan dari leluhurnya seperti kekuatan, ketekunan, keuletan, kesetiaan serta melakukan apa yang perlu dikerjakan dengan kedisiplinan. Sikap inilah yang menghantar Romawi menuju kejayaannya.

B. Sistem Pemerintahan Romawi

1. 1. Kerajaan (Monarkhi) 750 SM-500 SM

Pada mulanya Romawi berbentuk kerajaan (Monarkhi)dengan rajanya yang pertama adalah Romulus. Raja-raja Romawi ini berasal dari keturunan pendatang yaitu bangsa Etruska yang memerintah penduduk asli sebelumnya yaitu suku bangsa Latin. Meskipun di bidang ekonomi kerajaan Roma mengalami perkembangan namun bangsa Latin merasa tidak senang terhadap penguasa asing yang mengenakan undang-undang militer kepada mereka. Terjadilah pemberontakan penduduk Roma yang berhasil menggulingkan raja Tarquin yang sombong sebagai raja terakhir Romawi pada tahun 509 SM dipimpin oleh Lucius Junius Brutus.

2. Republik Romawi, 500 SM-27 SM

Pada masa Republik Romawi pembagian penduduk didasarkan atas dua golongan yaitu: Patricia dan Plebea. Patricia berasal dari kalangan pemilik tanah yang luas atau orang yang secara turun temurun sudah merupakan kelas aristrokat (bangsawan). Golongan patricia dianggap sebagai warga negara secara penuh.

Patricia berasal dari bahasa Latin “patres” yang berarti ayah, sedangkan Plebea berasal dari bahasa Latin “plebs” yang berarti orang banyak. Mereka negara secara tidak penuh, namun masih memiliki beberapa hak politik dan hak untuk mengumpulkan kekayaan. Orang-orang dari golongan patricia memegang kedudukan dalam lembaga-lembaga politik yaitu Konsul, Senat dan Majelis atau Asembly. Masing-masing lembaga politik tersebut dapat Anda pelajari rinciannya sebagai berikut:

a.Konsul:

merupakan jabatan pemegang eksekutif untuk masa jabatan satu tahun. Konsul berjumlah 2 orang. Masing-masing konsul memiliki hak saling memveto sehingga

keputusan penting harus didukung oleh kedua orang tersebut. perang dengan persetujuan senat, konsul dapat menyerahkan kekuasaan hanya ketangan satu orang yang disebut “diktator” yang pengertiannya sangat berbeda dengan diktator jaman sekarang. Diktator pada jaman Republik Romawi menjaga

kekuasaan secara konstitusional dalam waktu pendek paling lama 6 bulan

b. Senat :

adalah Dewan yang anggotanya hanya terdiri dari orang-orang patricia, berjumlah sekitar 300 orang, berasal dari mantan pejabat konsul. Konsul tunduk pada senat. Senat juga memiliki hak veto terhadap keputusan Majelis. Dari uraian di atas jelas bahwa Senat memiliki pengaruh yang sangat besar di

Romawi.

c. Majelis :

adalah lembaga yang anggotanya berasal dari golongan patricia maupun plebea.

Tugas Majelis adalah :

- memilih para konsul dan pejabat-pejabat yang lain.

- menyetujui atau menolak perundang-undangan yang diajukan oleh konsul

dan senat.

Pada awal pemerintahan Republik Roma merupakan suatu Oligarkhi karena yang menduduki posisi penting dalam pemerintahan adalah sekelompok kecil orang-orang dari golongan patricia. Dalam perkembangan kemudian untuk memberikan kesempatan yang sama bagi golongan plebea duduk dalam lembaga-lembaga pemerintahan dibuatlah undang-undang pertama Roma yang tertulis tahun 449 SM. Yang dikenal sebagai “Dua Belas Tabel”

Susunan masyarakat setelah bersatunya golongan bangsawan dan masyarakat biasa adalah sebagai berikut :

- optimat : terdiri dari bangsawan dan rakyat biasa yang kaya

- equites : para pedagang dan pengusaha

- populus : rakyat biasa yang memiliki suara di Dewan Rakyat

- budak : tawanan perang, yang tidak mempunyai hak

- poletar : warga negara Roma yang hanya memiliki dirinya sendiri

30

Selama masa Republik apakah wilayah Romawi bertambah luas? Dapat Anda

pastikan wilayah Romawi semakin luas. Untuk memperkuat pertahanannya selain Romawi mengembangkan pemerintahan yang teratur juga meningkatkan angkatan perangnya.

Republik Roma mewajibkan seluruh warganya masuk dinas ketentaraan. Unit angkatan perang dikenal dengan nama Legiun yang terdiri dari 3600 prajurit. Legiun dibagi menjadi kelompok kecil antara 60 hingga 120 orang yang disebut Maniple (secara hurufiah berarti segenggam). Ekspansi yang dilakukan oleh Romawi adalah sebagai berikut:

1. Sampai dengan tahun 265 SM, Romawi berhasil menduduki Jazirah Apenina

termasuk koloni Yunani.

2. Terlibat perang Phunicia yang berlangsung sampai 3 kali.

Sebab perang Phuniciaadalah permintaan raja Syracuse dari Sicilia terhadap Roma untuk membantu menghadapi expansi Kartago.

- Perang Phunicia I tahun (264 – 241SM)

Romawi menang dan memperoleh Sicilia Barat sebagai penghasil gandum.

- Perang Phunicia II (218 – 201 SM).

Pasukan Kartago dipimpin oleh Hannibal mengerahkan kekuatannya untuk masuk ke Italia melalui Spanyol dan Pegunungan Alpen. Hannibal juga meminta bantuan Suku Gaul untuk memperkuat pasukannya. Walaupun demikian Hannibal gagal menaklukkan Romawi, bahkan pasukan Romawi yang dipimpin oleh Scipio berhasil menyerbu Afrika Utara. Pada tahun 201 SM Kartago tunduk kepada Roma dan menyerahkan daerah jajahannya di Spanyol kepada Roma.

- Perang Phunicia III (149 – 146 SM).

Pasukan Romawi dapat menghancurkan Kartago setelah senator Romawi yang bernama Cato berpidato “Delenda est Carthago ”(Karthago harus dihancurkan). Bangunan-banguna dihancurkan rata dengan tanah dan wilayah kekuasaannya dijadikan wilayah kekuasaan Romawi.

3. Pada awal kedua SM, Romawi dapat mengalahkan Macedonia dan Syiria. Setelah berhasil menaklukkan daratan di sekitar Laut Tengah maka bangsa Romawii menganggap Laut Tengah sebagai miliknya. Laut Tengah disebut Marenostrum atau Laut Kita. Negarawan-negarawan Romawi tersebut antara lain:

a. Tiberius Gracchus (163 – 133 SM). Ia berusaha memperbaiki nasib para petani melalui Land reform (pembaharuan hak pemilikan tanah) namun gagal dan terbunuh.

b. Gayus Gracchus (153 – 121 SM). Ia melanjutkan tindakan Land reform namun

juga tewas ditangan musuh.

c. Marius (155 – 86 SM) yang berkuasa secara otokratis namun gagal dalam

memperbaiki kehidupan politik.

d. Sulla (83 – 79 SM). Semasa pemerintahannya, ia banyak memihak senat. Ia

memerintah sebagai diktator selama 4 tahun.

e. Trium Vurat I (Tiga Serangkai) yaitu Pompeyus, Crussus dan Yulius Caesar.

Dari ketiga tokoh tersebut akhirnya Yulius Caesar tamoil sebagai penguasa

tunggal. Untuk mengenal tokoh Yulius Caesar, amatilah gambar di bawah

ini.

Catatan menarik yang perlu Anda ketahui mengenai tokoh Yulius Caesar adalah:

mengalahkan bangsa Galia di Perancis Selatan,kemudian dibukukan dengan judul “Oe Belo Gallica”.

Gambar 1.7 Patung Julius Caesar, Sumber Rome and Vatican

Sebagai gambaran mengenai peperangan melawan bangsa Galia perhatikan gambar di bawah ini:

Gambar 1.8 Penyerangan benteng Tentara Romawi diatas menara

sedang menghujankan serangan kepada orang-orang Galia yang sedang

di tekan di bawahnya.

Sumber : Roma Masa Kekaisaran

Gambar 1.9 Onager-Onager atau Ketapel untuk

melemparkan karung batu kecil, suatu bom pecah gaya Romawi.

Sumber : Roma masa kekaisaran

- Dalam peperangannya di Asia Kecil, ia mengirim pesan yang terkenal ke Roma yang berbunyi Veni, Vidi, Vici artinya: saya datang, saya melihat dan saya menang.

- Memperbaharui kalender Romawi sehingga disebut Kalender Julian yang hitungannya setahun ada 365 hari serta dikenal tahun kabisat sepertikalender sekarang.

- Kelahiran Yulius Caesar adalah melalui operasi sehingga persalinan dengan operasi kini disebut operasi caesar.

Keberhasilan Yulius Caesar sebagai penguasa Roma menimbulkan iri hati para musuhnya antara lain Brutus dan Cassius yang membunuh Yulius Caesar tahun 14 SM.

Situasi Romawi sepeninggal Yulius Caesar :

Kematian Yulius Caesar menyebabkan kekacauan di Romawi. Muncullah tigaserangkai yang kedua terdiri dari Octavianus (anak angkat Yulius Caesar) dengan Lepidus dan Antonius.Ketiga tokoh tersebut segera membagi kekuasaan. Leppidus di Afrika Utara, Octavianus menguasai wilayah barat yang berkedudukan di Roma sedangkan Antonius menguasai wilayah timur yang berkedudukan di Mesir yang saat itu diperintah oleh ratu Cleopatra. Mesir mempunyai kedudukan yang strategis antara lain sebagai gudang gandum untuk Roma. Antonius terpikat dan menikahi Cleopatra yang mempunyai keinginan yang sama untuk membebaskan Mesir dari kekuasaan Republik Romawi. Hal ini menimbulkan kemarahan Octavianus sehingga terjadilah peperangan. Kedua pasukan bertemu di Teluk Actium (Italia Selatan) yang dimenangkan oleh Octavianus. Antonius dan Cleopatra kembali ke Mesir dan bunuh diri.

3. Kekaisaran Romawi 27 SM-395

Kekaisaran Romawi dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu.

Masa pax Romana (Inperium Romawi) dari tahun 27 SM sampai dengan tahun 180 M Antara tahun 180-395 Kekaisaran Romawi mengalami masa Kemunduran. Pada masa Pax Romana, Imperium Romawi mengalami masa kejayaan yang diperintah oleh 16 orang kaisar mulai dari kaisar Oktavianus Agustus sampai Marcus

Aurelius.

Pax Romana berarti perdamaian dibawah pemerintahan Romawi, maksudnya seluruh wilayah yang dikuasai oleh imperium Romawi tunduk di bawah pemerintah Romawi yang kuat. Sebagai perbandingan, Belanda selama menjajah Indonesia pernah memperaktekan istilah Pax Neer landica di Indonesia (Hindia Belanda).

a. Octavianus Augustus (27 SM – 14 SM)

Setelah mengalahkan Antonius, Octavianus menjadi orang terkuat di Romawi. Oleh senat ia diangkat menjadi kaisar yang pertama. Ia memperoleh beberapa gelar yaitu: augustus artinya maha mulia, Imperator artinya panglima tertinggi, Pontifex Maximus artinya kepala agama bahkan kemudian dianggap sebagai dewa, Princep Civitas artinya warga kota yang utama. Kaisar Augustus memerintah secara diktator namun disegani oleh rakyatnya. Pada masa pemerintahannya lahirlah Nabi Isa (Yesus Kristus) di Judea sebagai salah satu propinsi/daerah jajahan Romawi. Ajaran Kristen kemudian menyebar ke Roma dan pengaruhnya besar sekali terhadap peradaban Eropa. Pemerintahannya maju pesat sehingga disebut jaman keemasan Romawi. Kota

Roma dibangun sangat megah, hubungan dagang yang luas bahkan sampai ke Cina melalui jalan sutera (silk road). Dalam bidang pemerintahan, tindakan kaisar Octavianus yang penting adalah :

- mengadakan konsolidasi pemerintahan,

- menghilangkan kekuasaan Senat,

- membangun administrasi yang tersentralisasir dan efektif,

- peresmian lembaga adopsi (pengangkatan) sebagai pewaris kekayaan, dan

- memberikan subsidi bagi warga negara yang kawin secara syah.

b. Tiberius (14 – 37 ): merupakan anak tiri yang sekaligus menantu kaisar Augustus.

c. Caligun (37 – 41 ): dianggap kaisar sinting karena mengangkat kuda kesayangannya menjadi konsul.

d. Claudius (41-54):

menempatkan Inggris selatan dibawah pengawasan Romawi. Ia memperkenalkan adat istiadat kesusasteraan dan bahasa latin sehingga berpengaruh bagi kebudayaan Inggris.

e. Nero (54- 68):

merupakan kaisar yang kejam. Ia tega membunuhibunya, saudaranya, istrinya, bahkan gurunya bernama Seneca. Ia membakar kota Roma namundituduhkan orang-orang kristen sebagai pelakunya sebagai alasan untuk menganiaya mereka.

f. Galba (68 – 69)

g. Otho (69)

h. Vittellius (69)

i. Vespasianus (69 – 79), merupakan kaisar yang membangun Colloseum.

j. Titus (79 – 81), ia diperintah oleh Vespasianus, ayahnya untuk menggempur Yerusalem dan mengusir bangsa Yahudi keluar dari negerinya. Pada masa pemerintahannya meletuslah Gunung Vesuvius yang menghancurkan kota Pompeii.

k. Domitianus (81 – 96), berhasil menguasai Inggris dan Scotlandia. Ia menuntut dirinya disembah sebagai dewa.

l. Nerva (96-98)

m. Trayanus (98 – 117).

Imperium Romawi pada masa Trayanus memiliki wilayah terluas meliputi: sebelah

barat adalah Laut Atlantik, sebelah timur adalah sungai Eufrat dan Laut Hitam,

sebelah utara adalah sungai Donau dan sungai Rhein, sebelah selatan adalah

Gurun Sahara dan Gurun Arabia.

n. Hadrianus (117 – 138).

Merupakan kaisar yang membangun tembok (limes) terutama di Inggris dan Eropa

Tengah antara sungai Rhein dan sungai Donau.

Gambar 1.10 Tembok Hadrianus

Sumber: Sejarah Nasional Indonesia

dan Umum

Gambar tersebut menunjukkan limes Hadrianus yang dibangun sepanjang 118 km di Inggris.

o. Antonius Pius (138 – 161)

p. Marcus Aurelius (161 – 180):

wilayah merupakan kaisar yang gemar ilmu pengetahuan, filsafat dan sastra.Para kaisar mampu memerintah atas imperium yang sangat luas. Hal itu dimungkinkan karena pemerintahan lebih bersifat federasi dari pada desentralisasi. Tiap-tiap negara boleh menyelenggarakan pemerintah sendiridengan kewajiban: membayar pajak, membantu tenaga untuk berperang sertamenyelenggarakan dan mengawasi upacara pemujaan kepada kaisar.Sejak tahun 180 kekaisaran Romawi mengalami kemunduran. Kurang lebih 100 tahun Romawi diliputi oleh kekerasan dan perang saudara. Beberapa kaisar yangmemerintah pada masa kemunduran ini antara lain: Diocletianus (284 – 305),merupakan kaisar yang kejam. Ia memerintahkan pembunuhan terhadap pengikutagama kristen. Mereka yang berhasil meloloskan diri membuat lubangperlindungan di gua-gua karang yang disebut Catacombe. Kaisar berikutnyaadalah Konstantin yang Agung (324 – 337). Ia memindahkan ibukota Romawi

dari Roma ke Bizantium (Konstantinopel) yang kini disebut Istambul. Pada tahun 313 Konstantin mengeluarkan Edic Milan yang berisi perintah menghentikanpengejaran terhadap umat kristen dan menetapkan agam kristen menjadi agamaresmi negara: Kaisar Thedosius (378 – 395) menetapkan agama kristen sebagaagama negara. Ia membagi wilayah kekaisaran untuk kedua putranya: KekaisaranRomawi Barat beribukota di Roma untuk Honorius, putra bungsunya dan putrasulung yang bernama Archadius berkuasa di Romawi Timur dengan ibukotaKonstantinopel.Setelah membaca uraian di atas, mungkin dalam hati Anda timbul pertanyaan:keadaan kekaisaran Romawi Barat dan Timur setelah pembagianpada tahun 395. Keadaan Romawi Barat mengalami kemunduran baik dalam bidang perdagangan maupun industri, akibatnya keuangan negara lemah, inflasi tidak tertahankan lagi dan nilai uang merosot. Para pedagang mengalihkan usahanya ke bidang pertanian, proses ekonomi berubah arah dari perekonomian uang ke rumah tangga perekonomian tertutup. Kota mundur dan keamanan tidak terjamin. Pada abad 5 yaitu tahun 476 Odouker menamakan dirinya raja Germania di Italia.Romawi Barat terpecah menjadi beberapa kerajaan yang diperintah oleh raja-raja Germania. Seperti Goth Timur, Goth Barat, Burgundia, Vandal, Lambordiadan Francia (Perancis, Belgia, Belanda, Jerman Barat).Romawi Timur memiliki wilayah meliputi: Semenanjung Balkan, Asia Kecil (sampaiArmenia), Syiria sampai Eufrat dan Mesir. Setelah tahun 476 hubungan Romawi Barat dan Romawi Timur praktis putus. Romawi Timur dapat bertahan sampai tahun 1453 dengan melakukan perdagangan dan setiap serangan dari bangsa Barbar disikapi dengan memberi upeti. Pada tahun 1453 Konstantinopel dikuasai oleh Sultan Muhammad II dari Turki-kaisar Romawi Timur yang terkenal adalahYustinianus.

C. Sistem Kepercayaan Bangsa Romawi

Ketika kerajaan Romawi berdiri, kepercayaan masyarakat masih bersifat anisme.

Bangsa Romawi memuja beberapa roh seperti:

- Vesta yaitu roh pengurus api tungku

- Lares yaitu roh penjaga rumah tangga dan batas ladang keluarga

- Penates yaitu roh penjaga lumbung

Peradaban Romawi juga mendapat pengaruh besar dari peradaban Yunani termasuk kepercayaan yang bersifat Polytheisme. Bangsa Romawi juga menyembah dewa dewa bangsa Yunani namun namanya disesuaikan dengan nama-nama Romawi.

Dewa-dewi yang disembah itu antara lain:

Tabel 1.1 Dewa bangsa Romawi

D. Peninggalan Budaya Romawi

1. Seni Bangunan:

Bangsa Romawi memiliki keahlian yang tinggi dalam bidang seni bangunan-mereka telah menemukan sistem beton sehingga bangunan-bangunan mereka bertahan beberapa abad dan dapat ditemukan bekas-bekasnya sekarang. Peninggalanbangunan-bangunan Romawi itu antara lain:

- Puluhan kuil yang bertebaran di kota Roma

- Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi.

- Limes yaitu tembok pertahanan yang panjangnya puluhan kilometer, lebar 2,5 m dan tingginya 6 m

- Amphiteater dan Colloseum yaitu bangunan berbentuk stadion yang dapat menampung ratusan ribu penonton. Bangunan itu berfungsi sebagai tempat untuk pertunjukan hiburan. Perhatikan gambar di samping ini.

Gambar 1.11 Collosium, tempat pertunjukan gladiator

Sumber: Lukisan sejarah

Baik kaisar maupun masyarakat Romawi pada umumnya menyenangi hiburan. Pertunjukan di Collosium itu antara lain; Chairot yaitu kereta perang yang ditarik oleh beberapa ekor kuda, gladiator yaitu perkelahian antara manusia dengan manusia:

- Circus Maximus untuk pertunjukan hiburan sirkus.

- Forum Romanum yaitu gedung pemerintahan.

- Cloaca Maxima adalah saluran pengairan untuk menyalurkan kelebihan air hujan yang hingga sekarang terpelihara dengan baik.

- Aquaduk yaitu bangunan saluran air bersih. Bangunan fisik yang dibangun oleh

Romawi memiliki multi fungsi contoh: jalan raya di atas untuk mempercepat gerakan tentara dari pusat ke daerah sedangkan di bawahnya untuk keperluan irigasi.Salah satu jalan raya yang kuat yaitu Via Apia yang masih terpelihara hingga sekarang.

Gambar 1.12 Aquaduk

3. Ilmu Pengetahuan

Dalam bidang ilmu pengetahuan bangsa Romawi meneruskan pengetahuan yang telah berkembang pada jaman Yunani kuno. Diantara para ilmuwan Romawi antara lain Galen, ahli dalam bidang obat-obatan, anatomi, dan fisiologi. Lucretius yang mengikuti jejak Epicurus dan berpendapat materi itu terdiri dari atom.

Penutup

Peradaban Romawi kuno yang meliputi kehidupan masyarakat Romawi, sistem pemerintahan Romawi, kepercayaan bangsa Romawi dan bagian terakhir yaitu beberapa hasil peninggalan budaya Romawi.

Dengan mempelajari sistem pemerintahan Romawi menujukkan adanya tindakan – tindakan yang kejam antara lain kaisar Nero.Tindakan yang demikian jelas harus dicegah. Karena tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan yang kita junjung tinggi. Nilai saling mengasihi perlu kita pupuk dan kita wujudkan bagi sesama umat manusia sehingga akan tercipta semangat kekeluargaan serta perdamaian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar